Senin, 22 Januari 2018

Ini Jawaban Sri Widodo Terkait Polemik Di Partai Hanura Lampung

Lampung Utara – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura se-Provinsi Lampung menggelar rapat internal terkait beredarnya Surat Keputusan (SK) tentang pemberhentian dr. Hi. Sri Widodo, M. Kes. Sp.Pd, FINASIM sebagai Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Lampung. Senin (22/1/2018).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD Provinsi Hanura, Sri Widodo yang dihadiri oleh seluruh ketua dan sekretaris 15 DPC se-kabupaten/kota.

Dalam rapat tersebut Sri Widodo mengatakan, pihaknya melakukan diskusi tanpa adanya intimidasi dalam bentuk apapun serta dengan meminta pendapat politik dari seluruh ketua dan sekretaris setiap DPC. 15 DPC Kabupaten/kota."terang Widodo.

Dari hasil rapat menyimpulkan bahwa Partai Hanura tetap berpendapat dan tetap berpegang teguh pada politik bermartabat serta menjunjung kitab tertinggi partai yakni Ad/Art juga keputusan Munaslub dan kompak untuk menolak SK pemberhentian tersebut.

" Itu yg selalu diajarkan kepada kami (Partai Hanura), dan tanpa bermaksud melakukan oposisi atau bermusuhan kami 15 DPC sepakat untuk menjaga serta menjujung keputusan Munaslub yang telah menghasilkan kesepakatan yakni memberhentikan DR. Oesman Sapta Odang sebagai ketua umum serta mengangkat Marsekal. Madya. TNI. Daryatmo sebagai Ketua umum DPP Partai Hanura dan Syarifudin Suding sebagai sekretaris jenderal," kata Sri Widodo.

" Sekali lagi saya tegaskan sebagai ketua DPD Partai Hanura Provinsi Lampung  Lampung mari kita jaga marwah partai bersama." Ucap Sri Widodo.

Penulis : Heri

Editor    : Sofyan

Ini Jawaban Sri Widodo Terkait Polemik Di Partai Hanura Lampung
4/ 5
Oleh

1 komentar:

Tulis komentar
avatar
30 Maret 2022 23.05

Best casinos in the world to play blackjack, slots and video
hari-hari-hari-hotel-casino-online-casinos-in-us 도레미시디 출장샵 · blackjack (blackjack) · roulette 바카라 사이트 (no Blackjack Video Poker · Video https://jancasino.com/review/merit-casino/ Poker wooricasinos.info · Video Poker · communitykhabar Video poker

Reply