Kamis, 16 Agustus 2018

BALITBANGDA PROVINSI LAMPUNG MENANGKAP PELUANG RISET AKSI WUJUD PENGEMBANGAN KOPI ROBUSTA BERKELANJUTAN DI KABUPATEN LAMPUNG BARAT


detikberita.info - Lampung Barat,  22 Juli 2018.


Tim perencana Provinsi Lampung kembali hadir pada acara Perhelatan Festival Kopi Lambar 21-23 Juli 2018 di Pekan Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam.  Diwakili Henita Astuti Fungsional Peneliti Muda Balitbangda Provinsi Lampung merangkap sebagai Praktisi Master Trainer NGO SCOPI dalam hal ini menangkap peluang adanya sinergi dan kolaborasi antar stakeholders /pemangku kepentingan untuk tujuan menjadikan petani kopi Lampung Barat Sejahtera dan Kaya.


Seperti yg disampaikan oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, masalah yang terjadi saat ini antara lain produktifitas kopi menurun dan perlu perbaikan kualitas kopi untuk mempertahankan keberadaan kopi Lambar yang saat ini menjadi primadona daerah. 


Faktor-faktor masalah yang dihadapi umumnya disebabkan perubahan iklim, umur tanaman yang sudah kurang produktif, dan adopsi teknologi yang belum merata, khususnya pengetahuan SDM petani yang masih terbatas. 


Sementara nilai plus untuk Indonesia, menurut Ir. Bambang MM, Direktur Jendral Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia bahwa sektor perkebunan di Indonesia telah memberikan kontribusi yang sangat signifikan, dibuktikan dengan meningkatnya devisa negara secara nasional naik 9% dari tahun sebelumnya dan menjadi pemimpin ekspor naik 26,5 %, sehingga Pemerintah baik di tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten sangat serius dan fokus memberikan kucuran anggaran di Kabupaten Lampung Barat melebihi daerah lainnya. 


Menurut Dr. Zulkifli Hasan selaku Ketua MPR RI  sekaligus telah didaulat sebagai Bapak Kopi Indonesia, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menjadikan Petani Kopi Sejahtera dan Kaya ,antara lain keberperanan seluruh stakeholders khususnya pemerintah sebagai Regulator ikut memperhatikan nasib petani secara serius, memfasilitasi sarana prasarana input untuk meningkatkan produktifitas kopi, melakukan penerapan manajemen rantai pasok sehingga nilai tawar petani tinggi serta memperhatikan pendidikan bagi anak petani agar nantinya dapat memperbaiki hidup dan keluar dari garis kemiskinan.


Direktur SCOPI juga menaruh apresiasi yang tinggi terhadap Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Barat, Veronica Herlina menyatakan siap  bergandengan tangan menghasilkan Dan menambah jumlah petani kopi terlatih menerapkan teknologi budidaya dan pascapanen kopi yang baik,  dengan mengoptimalkan peran Master Trainer Kopi Robusta dan Arabika di Provinsi Lampung.


Melalui keberperanan lembaga Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Lampung dengan mengoptimalkan SDM Peneliti Multidisiplin  yang tergabung dalam Organisasi Profesi Himpunan Peneliti Indonesia (Himpenindo) Cabang Provinsi Lampung untuk merumuskan riset aksi dan implementasi yang akan menjadi Rekomendasi Kebijakan Kepala Daerah, tentunya dengan melibatkan seluruh stakeholders terkait baik akademisi, pengusaha, pemerintah, masyarakat, asosiasi perkopian (AEKI dan AIKBL)  dan lembaga NGO SCOPI bersama Media detikberita.info ikut berperan sebagaimana mestinya untuk menuju tujuan akhir yang diharapkan, Petani Sejahtera dan Kaya.*** (Henita)

Jumat, 10 Agustus 2018

DPRD Kaur Gelar Paripurna untuk keterbukaan keuangan

detikberita- kab.Kaur 


Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos dalam hal ini disampaikan melalui Wakil Bupati Kaur Hj. Yulis Suti Sutri, S.Km memaparkan nota pengantar terhadap rancangan Perda Kabupaten Kaur tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabuapaten Kaur Tahun Anggaran 2017, nota pengantar Bupati Kaur ini disampaikan pada acara Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kaur di gedung paripurna Kantor DPRD Kaur komplek padang kempas kota bintuhan(24/7/2018).

Acara yang berlangsung selasa (24/7/2018) dipimpin oleh Wakil Ketua 1 DPRD Kaur Darhan, S.IP dan dihadiri oleh Wakil Ketua 2 Mudianto serta Anggota DPRD Kaur, Wakil Bupati Kaur Hj. Yulis Suti Sutri, S.Km, Kapolres Kaur, Komandan POS AL, Komandan Koramil, Sekda Kaur, dan Seluruh OPD di teras kabupaten kaur. Pada rapat paripurna ini wakil bupati kaur menyampaikan tentang laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Kaur tahun 2017 yang memuat Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Equitas, Neraca, Laporan Alur Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan.

“Saya mewakili Bupati Kaur akan menyampaikan Nota Pengantar pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Kaur 2017 pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Kaur, sebagai bukti transparansi anggaran kepada khalayak publik”. Kata Wakil Bupati Kaur, Hj. Yulis Suti Sutri. S.Km, selasa (24/7/2018).

Diinformasikan realilasi pendapatan tahun 2017 ialah 766 miliar rupiah, untuk Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) di tahun 2017 sebesar 27,6 miliar rupiah.(Sap)

Begal Motor Beraksi Lagi Dikebun Karet Kampung Ojolali-Donomulyo

Way Kanan Lampung ( detikberita.info) kejadian perampasan sepeda motor kerap terjadi di wilayah sekitar kampung ojolali kecamatan blambangan umpu menuju kampung donomulyo kecamatan banjit, jalanan yang sepi serta hutan karet sepanjang jalan menjadi peluang bagi pelaku tindak kejahatan beraksi diseputar wilayah tersebut.

Kali ini naas menimpa siswi sekolah dasar yang hendak berangkat sekolah sekira pukul 07:00 Wib kendaraan sepeda motor miliknya dirampas oleh tiga orang pelaku dengan mengendarai motor jenis vixon berwarna hitam dan motor bebek jenis scoopy warna keabu-abuan,jumat 10/08/2018.

Kepada awak media korban bernama Dewi,menuturkan saat itu seperti biasa dari kediamannya di kampung ojolali menuju ke sekolahnya yang berada di kampung donomulyo, setiba dikawasan kebon karet wilayah kampung donomulyo, tiba-tiba motor yang dikendarainya ditabrak dari arah belakang, hingga menyebabkan ia terjatuh selanjutnya pelaku yang berjumlah tiga orang mengambil kendaraan miliknya jenis honda beat berwarna biru putih ,satu di antara ketiga pelaku membawa senjata tajam jenis golok.

"Saya nggak di apa-apakan cuma motor aja yang di ambil," ujar dewi.

Menurut keterangan sejumlah warga pada pagi dini hari tadi sebelum anak-anak berangkat sekolah, sebagian warga benar melihat pengendara motor jenis yang di sebutkan korban yang mondar-mandir di kampung ojolali.

Atas kejadian tersebut warga berharap pihak kepolisian segera mensterilkan daerah khususnya areal sepanjang kebun karet dari kampung ojolali menuju kampung donomulyo./topan.

Rabu, 08 Agustus 2018

Mewakili Bupati Lampura, Plh Asisten II Bersama Ketua TP-PKK Sambut Tim Penilai Lomba Desa dan BUMDes

Lampung Utara - detikberita.info - 


Bupati Lampung Utara (Lampura) diwakili Plh Asisten II bersama Ketua TP-PKK Lampura, Hj. Endah Kartika Prajawati Agung, S.STP. MH menyambut Tim Penilai dari Provinsi Lampung pada acara Lomba Desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2018, di taman Wisata Tirta Sinta Desa Wonomarto Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten setempat. Rabu (08/8/2018).


Nampak hadir Gubernur Lampung yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra sekaligus Ketua Tim Penilai, Drs. Heri Suliyanto, MM, Mitra Desa dari Universitas Bandar Lampung (UBL), Iwan Piurwanto, S.Kom, MTI. MOS, dari Universitas Lampung (UNILA) selaku Tim Rektor Bidang Eksternal dan Ahli Gubernur Bidang Komunikasi, Diah Sumardiani, S.Sos, Anggota DPRD Lampura, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Lampura, para Camat se-Kabupaten Lampura, serta para Kader TP-PKK Lampura.


Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Wonomarto menyampaikan selamat datang kepada Tim Penilai dari Provinsi Lampung dan semoga kehadirannya dapat memberikan semangat kepada masyarakat Kabupaten Lampung Utara. "Tetap semangat membangun Desa menata Kota," katanya.


Sementara, dalam sambutan Bupati Lampura yang dibacakan Asisten II menyampaikan ucapan terima kasih  dan selamat datang kepada Tim Penilai Lomba Desa dan BUMDes Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2018. "Mudah-mudahan dapat semakin menambah motivasi kami dalam membangun Desa di Kabupaten Lampung Utara menjadi semakin maju, makmur dan sejahtera," rilisnya


Asisten II juga menjelaskan bahwa Desa harus dipandang sebagai wilayah yang potensial dalam pembangunan ekonomi, karena Desa sebagai sentra lumbung pangan, desa sebagai daerah tujuan wisata dan sebagai sentra home industri, desa sebagai pemasok sumberdaya manusia terlatih, serta desa sebagai penyangga bagi perekonomian diperkotaan.


Selain itu, Asisten II juga mengungkapkan desa yang maju dapt dimaknai sebagai transformasi atau perubahan menuju kehidupan dan penghidupan desa yang lebih baik dan desa Wonomarto ini adalah salah satu desa dari 8 desa yang ada di Kecamatan Kotabumi Utara, yang meliki potensi yang unggul sehingga berdasarkan penilaian dari Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Desa Wonomarto ini terpilih sebagai desa yang mewakili Kabupaten Lampung Utara dalam perlombaan desa dan BUMDes Tingkat Provinsi Lampung Utara Tahun 2018.


Ada beberapa faktor penunjang kemajuan desa yang dimiliki oleh Desa Wonomarto ini antara lain, dibidang Pemerintahan Desa telah berjalan dengan baik, dibidang kewilayahan, desa Wonomrto memiliki tata ruang wilayah desa yang tertata sedemikian, dibidang kemasyaratan secara umum masyarakat di Desa Wonomarto dalam suasana yang kondusif, makmur dan sejahtera, sementara itu, dalam rangka mengembangkan produk unggulan, bahkan kesadaran masyarakat akan kesehatan dan pendidikan juga cukup baik, masyarakat menyadari bahwa faktor penting dalam penanggulangan kemiskinan.


"Dengan berbagai keungulan dan potensi yang saya sebutkan tadi, saya yakin dan optimis bahwa Desa Wonomarto ini layak menjadi juara pertama Lomba Desa dan BUMDes Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2018," harapnya.


Diakhir sambtannya, Asisten II pun mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak yang telah membantu dan mendukung pembangunan di Kabupaten Lampung Utara, khususnya di Desa Wonomarto ini.


Ditempat yang sama dalam sambutannya, Gubernur Lampung diwakili Asisten I, menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Desa Wonomarto atas penyambutan yang sangat hangat.


Dirinya mengatakan pembangunan dengang memberikan kepercayaan yang besar kepada masyarakat untuk dapat berpartisipasi secara langsung dalam seriap proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan memberikan efek gunda sekaligus menempatkan masyarakat selaku subjek pembangunan.


Oleh sebab itu, peran kepala desa dalam mendorong peran serta dan partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan penyelenggaraan Pemerintaan, pembangunan dan pembinaan yang dilaksanakan di Desa, salah satu tahapan dalam rangka evaluasi adalah acara perlombaan Desa ini, perlombaan desa ini meliputi tiga bidang penilaian yaitu bidang Pemerintahan, bidang kewilayahan dan bidang kemasyarakatan desa dengan 69 indikator penilaian.


"Kegiatan lomba desa merupakan kegiatan yang bermanfaat sebagai tolak ukur dalam melihata efektifitas dalam membangun desa melalui pemberdayaan masyarakat," pungkasnya


Dalam kesempatan tersebut, dilanjutkan dengan penampilan senam cantik dan peninjauan UP2K PKK oleh Tim Penilai didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Lampura


Dan kepada awak media, ketua TP-PKK Lampura mengatakan bahwa pihaknya sangat bangga dan berharap Desa Wonomarto agar lebih memajukan kembali kualitas Desanya.


"Dengan adanya lomba desa ini dapat memacu semangat untuk rasa bersaing yang lebih baik dibidang prestasi, saya berharap kita semua dapat mewakili Provinsi, sementara di BUMDes sudah masuk tiga besar Nasional, semoga melalui lomba ini yang sudah tercurahkan kepada masyarakat dapat menjadikan ajang ekplor diri menjadi lebih baik lagi," ungkap Ketua TP-PKK Lampura. (Alfian)

Selasa, 07 Agustus 2018

Bupati Lampura Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2017

Lampung Utara - detikberita.info 


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) menggelar Rapat Paripurna tentang Pembahasan Laporan Keuangan Daerah Lampura Tahun Anggaran 2017, dengan Agenda Penyampaian Keterangan Bupati Lampura, di ruang Sidang gedung DPRD setempat, Selasa (24/7/2018).


Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh Bupati Lampura, H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP, MH dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lampura, H. Rachmat Hartono didampingi para Wakil Ketua, serta dihadiri para Asisten, Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Lampura, Kepala Bagian Sekretariat Pemkab Lampura, para Camat dan 24 anggota dewan.


Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kesempatan yang telah diberikan oleh pimpinan dan para anggota DPRD Lampura dan dijelaskannya, bahwasanya Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah kepada DPRD, merupakan agenda konstitusional tahunan yang secara yuridis formal diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015, pada Pasal 69 ayat 1 dijelaskan, bahwa Kepala Daerah wajib menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban dan Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.


“Pada hakekatnya, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah ini merupakan laporan pencapaian kinerja pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dalam satu tahun anggaran dan merupakan wujud dari akuntabilitas dan transparansi pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, untuk mencapai tata pemerintahan yang baik, dan hasil pembangunan yang efektif dan efisien,” tuturnya.


Untuk itu, berdasarkan ketentuan perundang-undangan, telah disusun laporan dimaksud secara sistematis, jelas dan lengkap dalam bentuk dua buku, yaitu buku Pertama, berisi Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Lampura tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Lampura Tahun Anggaran 2017 yang memuat Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Arus Kas, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, serta Catatan Atas Laporan Keuangan.


Sedangkan buku Kedua, berisi Peraturan Bupati Lampura tentang Penjabaran Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Lampura Tahun Anggaran 2017.


Dalam pelaksanakan pembangunan, Pemerintah Daerah selalu berpedoman kepada azas umum penyelenggaraan pemerintahan, yang meliputi azas kepentingan hukum, azas tertib penyelenggaraan negara, azas kepentingan umum, azas keterbukaan, azas proporsionalitas, azas profesionalisme, azas akuntabilitas, azas efisiensi dan azas efektifitas.


Lanjut Bupati Lampura, berdasarkan visi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lampura tahun 2015-2019 yaitu “Terwujudnya Kabupaten Lampura yang Aman, Maju, Sejahtera, Agamais dan Bermartabat”, serta memperhatikan pula isu pokok yang berkembang dan sinkronisasi dengan kebijakan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat, maka arah kebijakan pembangunan Kabupaten Lampura tahun 2017 menitik beratkan pada beberapa Prioritas Pembangunan antara lain, keamanan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi, lingkungan hidup, agama, tata kelola Pemerintahan.


Adapun keseluruhan prioritas pembangunan Kabupaten Lampura tersebut, diselenggarakan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah yang membidangi sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing, melalui penata usahaan 36 urusan, yang terdiri dari 31 urusan wajib dan 5 urusan pilihan. (Alfian)

Minggu, 05 Agustus 2018

Media detikberita.info Gelar Acara Buka Bersama

Lampung Utara - detikberita.info.com - 


Jalin silaturahmi sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan suci ramadhan 1439 H, Pimpinan Redaksi Media detikberita.info menggelar Buka pusa Bersama (Bukber) dengan sejumlah Media dan Ormas dirumah makan Cek Ning jalan Simpang Perumnas Tulung Mili  Rejosari Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utata. Sabtu (2/6/2018).


Kegiatan Bukber tersebut dihadiri, Ketua Umum Media online www.detikberita.info.com, Aminuddin, SH, Pimpinan Redaksi Media Cetak SKU Hukum Nusantara sekaligus Ketua Ormas Sabai Sai, Syahbudin, HS, Kabiro Lampung Utara Media online www.hukumnusantara.com, Rayadi Hapidz, A.Md, Kabiro www.radarnusantara.com, Heri Saputra, Ketua Ormas Laskar Pemuda Indonesia (LPI), Amrulloh, Ketua LSM Abdi Nusa, Anwar Agus dan Pimpinan redaksi Media Jaya Ekspres sekaligus pemilik rumah makan Cik Ning, Hermansyah, SE.

Dalam sambutan singkat disampaikan oleh Ketua Umum Media detikberita.info mengucapkan Terimakasih yang Sebesar besar nya kepada Donatur Bapak Ludi elwadi Selaku kepala Desa Sinar Ogan kecamatan Abung Selatan kotabumi Lampung Utara, yang telah Membantu pendanaan hingga terlaksananya Acara buka Bersama ini, dan tidak lupa pula mengucapkan Terimakasih dan Rasa Syukur atas kehadiran rekan-rekan media dan ormas, Dimana ini merupakan sebagai bentuk kebersamaan, kekeluargaan dalam ikatan silaturahmi.

"Alhamdulilah dengan diadakannya bukber ini sehingga akan dapat mempererat tali silaturahmi bersama rekan-rekan, dimana ramadhan merupakan bulan penuh berkah untuk bisa saling berkoordinasi, memperbaiki diri serta saling berbagi dalam kebersamaan," tutur Bang Amin sapaan akrabnya.

Menurut Bang Amin, setiap ibadah yang diperintahkan Allah adalah untuk meningkatkan hubungan vertikal dan horizontal secara seimbang, yakni Hablum minallah yaitu hubungan vertikal atau hubungan kita kepada Allah, sedangkan Hablum minannas, hubungan horizontal yakni hubungan kita kepada sesama manusia.

"Semoga dengan diadakannya acara bukber ini, kita juga dapat menjalankan ibadah hablum minallah yaitu berpuasa menunaikan tanggung jawab kepada sang pencipta dan habluminannas berkumpul mempererat silaturahim," ujarnya. (Alfian)

Sabtu, 04 Agustus 2018

Manpaat Dana Desa Bagi Warga Desa Ujan Mas Kecamatan Abung Barat kab Lampung Utara

detikberita.info - kotabumi


Desa Ujan Mas yang terletak di Wilayah kecamatan Abung Barat kabupaten Lampung Utara Nampak terlihat kesibukan para warga dalam melaksanakan pekerjaan peningkatan  Pembangunan Desa ujan Mas, pembangunan Desa ini bersumber dari  Dana Desa (DD).


Pembangunan Desa Ujan Mas ini di kerjakan pada Dua Dusun,  Seperti pembangunan di Dusun Satu dan Dusun Dua, pembangunan tersebut berupa Bangun Drynase di tiga tempat /tiga Titik Dusun, di mana masing Masing pembangunan Drynase tersebut berukuran 50 meter sampai dengan 53 Meter pertitik nya, dan juga melakukan pembangunan  Rehap Puskes Desa yang terletak di Dusun Satu Desa ujan Mas, Jum'at 3/8/2018.


Menurut ibu kepala Desa Ujan, Beliau sangat bersukur dengan ada nya perogram dana Desa dari pemerintah, perogram ini sangat membantu warga masarakat Desa ujan mas, warga Desa menyambut dengan Antosias dan berterimakasih sekali atas perogram pemerintah, di mana masarakat dapat menikmati pembangunan yang ada di Desa nya, pembangunan ini sesuai dengan kebutuhan Desa, " Ujar ibu kepala Desa ujan mas kecamatan Abung Barat kabupaten Lampung utara.


Bu maryam menambahkan pula bahwa untuk mengetahui apa yang di butuhkan para warga masarakat di setiap Dusun, Mereka  (Masarakat) melakukan Musyawarah Dusun, di mana hasil musawarah tersebut di ajukan kemusawarah Desa, dan dari hasil musawarah desa tersebut kita Realisasikan sesuai dengan kesepakatan  Warga Desa, Ujar ibu Mar Sapaan Akrab ibu kepala Desa tersebut.


Lebih lanjut ibu Mar berharap Agar perogram pemerintah ini, Baik itu ADD maupun DD Tetap terus di perogramkan serta terus berjalan di Tahun tahun berikut nya, program pemerintah ini dirasakan sangat membantu serta sangat berguna dan bermanpaat sekali bagi masarakat untuk kelancaran Serta ke makmuran masarakat Desa, dengan ada nya program pemerintah ini masarakat Desa ujan Mas Menjadi lebih maju dan lebih Baik perekonomian Ujar nya. (Alfian/Hen).

Kamis, 02 Agustus 2018

Kondisi Petani Lada Hitam Lampung Utara (Sejak dulu hingga kini)

detikberita.info - Bandar Lampung



Henita Astuti, S.P. M. P. 

Fungsional Peneliti Balitbangda Provinsi Lampung.

Kamis,  (2/8/ 2018)


detikberita.info. 

Lampung Utara- merupakan sentra pertanian diantaranya komoditi unggulan Ubi Kayu, Lada Hitam dan Kopi Robusta.


Seperti umumnya daerah sentra pengembangan komoditi lada hitam di Kabupaten Lampung Utara,  ikut menghadapi berbagai masalah dan tantangan. Jatuhnya harga lada hitam dan tingginya tingkat serangan hama penyakit yang belum optimal dikendalikan, menyebabkan masyarakat banyak beralih pengusahaan ke komoditi lainnya. 


Lampung Black Pepper (lada hitam lampung) sebagai bahan rempah, dimana Kabupaten Lampung Utara menjadi salah satu pemasok ekspor ke manca negara, terutama di negara Eropa dan Amerika. Kondisi saat ini,  lada hitam Lampung semakin meredup, bahkan jika dibiarkan tanpa kepedulian dapat dipastikan komoditas ini perlahan-lahan akan punah dan hanya tinggal kenangan. Abad 15-20 merupakan masa kejayaan Lada hitam sebagai bahan rempah Indonesia.  Memasuki abad 21, produksi dan ekspor rempah Indonesia tidak lagi menguasai pasar dunia, posisi Indonesia semakin terancam oleh negara produsen baru seperti India, Sri Lanka, Madagaskar,  dan Canada (Kementerian Pertanian RI, 2014 dalam Wicaksono, 2018)


Lada hitam banyak memiliki manfaat karena mengandung minyak essensial yang dapat menghasilkan aroma lada, bahan antioksidan, vitamin A dan C,  flavonoid dan karoten sehingga mampu menghilangkan radikal bebas berbahaya dan pencegah kanker. Selain itu, Lada hitam dapat diolah menjadi bahan bumbu kuliner (saus lada hitam)


Perkembangan luas areal   dan produksi lada hitam di Provinsi Lampung berdasarkan lahan pengusahaan perkebunan rakyat 44.794 hektar dengan jumlah  produksi 14.830 ton dengan produktifitas 837 ton per hektar (Sumber Data Statistik Lada Dirjenbun Kementan 2015-2017)


Berdasarkan (data Statistik Lampung Utara Dalam Angka, 2017) Kabupaten Lampung Utara, memiliki luas areal 7.371 hektar dengan jumlah produksi 3.675 ton, tertinggi diantara 4 Kabupaten lainnya.


Harapan petani kedepan, dukungan pemerintah diperlukan untuk dapat mengoptimalkan peningkatan produksi lada hitam dengan pengelolaan teknologi budidaya lada yang baik (pengendalian hama penyakit tanaman lada) ,  perbaikan dan penanganan teknologi pascapanen, inovasi SDM dan kelembagaan, serta jaminan harga yang dapat memberikan posisi tawar bagi petani.


Keterpaduan dan kepedulian stakeholders membentuk komitmen bersama diharapkan dapat melakukan kegiatan yang sinergi dengan rencana pengembangan komoditi lada hitam di kawasan lokasi Agroforestry Hutan Kemasyarakatan Sebagai destinasi wisata, dengan pusat Sentra di Kecamatan Abung Tinggi, Tanjung Raja dan Bukit Kemuning.


Keberperanan pihak regulasi,  mulai dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Lampung Utara bersama stakeholders terkait yang serius dan bersinergi membuka peluang mengembalikan kejayaan lada hitam Lampung yang pada akhirnya dapat mengembalikan kepercayaan petani Lada,  demi harapan menuju kesejahteraan.(Alfian)