Selasa, 17 Juli 2018

Tepat Dihari HUT Ke-20 PBB, DPC Lampura Daftarkan 38 Bacaleg DPRD

Lampura (detikberita.info) - Bertepatan dengan hari jadi partai bulan bintang yang ke-20, Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Lampung Utara, Sofian Toni bersama Calon Anggota DPRD Lampung Utara dari PBB mendaftarkan 38 bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Kabupaten Lampung Utara ke Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Lampung Utara, selasa (17/7/2018), pukul 11:20 Wib.

Rombongan disambut oleh Ketua KPUD Lampura,Marthon,SE didampingi para komisioner KPU.

Diselah-selah pemeriksaan kelengkapan berkas, Ketua KPUD Lampura Marthon memberikan ucapan kepada Ketua PBB Lampura.

"Selamat ulang tahun Partai Bulan Bintang, semoga sukses selalu," ucapnya.

Selanjutnya, Ketua KAPPU PBB Kabupaten Lampung Utara,Aang Kunaifi,SE mengatakan, 38 bacaleg PBB untuk DPRD Lampung Utara dengan latar belakang bermacam-macam. 

"Alhamdulillah kuota 38 kursi untuk 4 Dapil DPRD Lampura, 100 persen kita isi dengan calon anggota dewan dari berbagai latar belakang, ada aktivis pemuda, perempuan pegiat organisasi, serta pengusaha.(14N)

Kamis, 12 Juli 2018

Diduga Ada Kecurangan PPDB, 4 Ormas Lampura Gelar Unjuk Rasa

Lampung Utara (detikberita.info)- Terkait adanya kecurangan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB), gabungan 4 organisasi masyarakat di Kabupaten Lampung Utara menggelar unjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Lampung Utara.

Dalam penyampaian aspirasi itu selaku Korlap Aminudin,SH mengatakan bahwa kedatangan mereka di depan Kantor Diknas Lampung Utara untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang disinyalir menggunakan dana bagi para siswa yang menggunakan jalur mandiri.

Selain itu, diduga adanya setoran dalam proyek DAK tahun 2016/2017 di Diknas Lampung Utara.

"Tidak ada transparansi pelelangan proyek di Diknas Lampung Utara dan diduga ada indikator KKN," tandas Aminudin.

Keempat gabungan ormas Lampung Utara itu, yaitu Ormas Laskar Pemuda Indonesia selaku Ketua Aminuddin,SH, Laskar Merah Putih diketuai oleh Chandra Guna,SH , Ormas Sabai Sai Ketua Syahbudin,HS dan Ormas Pergerakan Indonesia Muda dengan Ketua Aang Kunaifi,SE.

Lalu di kantor Panwaslu Kabupaten Lampung Utara Syahbudin menyampaikan aspirasi dari empat gabungan ormas kepemudaan.

Dalam orasinya massa meminta transparansi anggaran di lembaga panwaslu lampung Utara tahun 2017/2018, seperti dana operasional, dana rapat, dana perjalanan dan lain-lain.

"Penyampaian pendapat di muka umum merupakan implementasi dari nilai-nilai demokrasi yang memiliki payung hukum serta dilindungi oleh Undang-undang," ungkap Syahbudin.

Setelah dari Dinas Pendidikan, para pengunjuk rasa bertolak ke Kantor Panwaslu, lalu berakhir di Gedung DPRD Lampung Utara yang disambut langsung oleh Ketua DPRD Lampura Rachmat Hartono didampingi Wakil Ketua II Herwan Mega serta anggota dewan lainnya.14N

Gelar Aksi Demo, Empat Ormas Lampura Tuntut Kejelasan Anggaran Disdikbud Dan Panwas

Lampung Utara - detikberita.info.com - Tuntut transparansi sekaligus kejelasan tentang anggaran tahun 2016/2017 di lembaga Panwas serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), empat Organisasi Masyarakat (Ormas) di Lampura menggelar aksi demonstrasi. Kamis (12/7/2018).


Demonstrasi yang dikomandoi Koordinator Lapangan (Korlap) Aminuddin, SH, sekaligus Ketua ormas LPI (Laskar Pemuda Indonesia), Syahbudin, Ketua ormas Sabai Sai dan Aang Kunaifi, SE, Ketua ormas Pergerakan Indonesia Muda serta ormas Laskar Merah Putih, mendatangi kantor Disdikbud dan Panwas, berorasi menyampaikan tuntutan terkait soal tidak transparannya anggaran di dua instansi tersebut dengan mengacu pada undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).


Dalam pernyataan sikap, gabungan ormas Lampung Utara tersebut menerangkan bahwa, penyampaian pendapat di muka umum merupakan implementasi dari nilai-nilai demokrasi yang memiliki payung hukum serta dilindungi oleh undang-undang. Oleh sebab itu, siapapun yang melarang, mengintervensi, bahkan sampai melakukan tindakan represif terhadap aksi demonstrasi, telah menciderai demokrasi dan melanggar undang-undang.


Maka dari itu Kami atas nama gabungan Empat Ormas Lampung Utara, terdiri dari :


Ormas Laskar Pemuda Indonesia, Ormas Laskar Merah Putih, Ormas Sabai Sai dan Ormas Pergerakan Indonesia Muda, menyatakan sikap sebagai berikut :


1). Menyikapi, penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP yang disenyalir menggunakan dana bagi para siswa yang menggunakan jalur mandiri

2). Menyikapi, dugaan adanya Setoran dalam kegiatan proyek DAK 2016/2017 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara.


3). Menyikapi, Tidak Transparannya terkait pelelangan proyek di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara dan diduga ada indikator KKN.


4). Meminta transparansi anggaran Lembaga Panwaslu Lampung Utara tahun 2017/2018, seperti dana oprasional, dana rapat, dana perjalanan dan lain-lain.


"Ya, aksi damai ini, menuntut keadilan dan transparansi lembaga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara serta Panwas terhadap berbagai kebijakan dan pelaksanaan pengelolaan anggaran yang patut diduga terjadi penyimpangan bahkan mar-up," beber Syahbudin dalam orasinya.


Untuk itu, pihaknya meminta Lembaga Panwas dan Disdikbud, untuk transparan dalam penggunaan anggaran dan membuka ruang publik kepada masyarakat melalui DPRD setempat, sehingga masyarakat bisa mengetahui total anggaran yang dikelola oleh dua instansi tersebut.


Pantauan media ini, usai melakukan aksi demo dan berorasi di kantor Disdikbud dan Panwas selanjutnya para pedemo mendatangi gedung DPRD Lampura dan disambut langsung Ketua DPRD Lampura, H. Rachmat Hartono, Wakil Ketua II, Herwan Mega beserta anggota dewan lainnya.


"Terimakasih kehadiran teman-teman sosial kontrol aspirasi yang kalian sampaikan telah kami terima dan selanjutnya hari senin esok (16/7), kami akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta Panwalu bila perlu juga KPU Kabupaten Lampung Utara, kami akan meminta kehadiran OPD dan lembaga tersebut sekalian membawa berkas anggaran mereka agar persoalan ini dapat dijelaskan secara transparan," ujar Herwan Mega, menetup pertemuan dengan para pedemo. (Alfian)

HUT 72 Bhayangkara ; 5 Personel Polsek Baradatu Terima Penghargaan

Way Kanan Lampung (detikberita.info) Polres Way kanan melaksanakan upacara peringatan Hari Bhayangkara ke 72, rabu 11/7/2018 di Lapangan Mabes Polres Way Kanan.

Sepanjang 72 tahun sejarah pengabdian Polri pada bangsa dan negara, Polri telah banyak berperan memberikan sumbangsih yang sangat besar dalam upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, Penegakan hukum serta perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Kita semua juga telah menyaksikan berbagai prestasi yang telah diukir polri, Dalam mengemban tugas sebagai pemelihara keamanan dalam negeri.

Keberhasilan Polri dalam penanganan terorisme, pemberantasan penyalahgunaan narkoba, pengungkapan kasus menjadi perhatian publik serta mengamankan berbagai agenda baik yang bersifat nasional maupun internasional, telah mendapat apresiasi dari pemerintah, masyarakat dan dunia internasional.

Hal itu dikatakan Wakil Bupati Kabupaten Way Kanan DR.Drs.Edward Antony, MM ketika membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan, atas nama Negara, Pemerintah serta secara pribadi, menyampaikan ucapan selamat hari bhayangkara ke-72 kepada seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, di manapun bertugas.

Pada Kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati Way Kanan  DR. Drs. H. Edward Anthony, MM, Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi S.IK, Dandim 0427 Way Kanan, diwakili Kapten CPL Horas Harii Anjana , pejabat utama Polres Way Kanan, Wadan Squadron Mayor Penerbad Aris, Kapolsek Jajaran Polres Way Kanan,  Ketua Bhayangkari cabang Way Kanan  dan pengurus , forkompimda, tokoh agama, masyarakat dan Pemuda Kabupaten Way Kanan, TNI, Polri, Sat pol PP, Senkom dan Pramuka Kabupaten Way Kanan.

Masih dalam kesempatan yang sama Wakil Bupati Way Kanan memberikan penghargaan dari Kapolres Way kanan kepada lima personel Polres Way Kanan yang berprestasi dengan kriteria "memiliki integritas moral dan ketauladanan serta berdedikasi tinggi dalam pekerjaan.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Bripka I Gusti Ngurah Surya Negara Jabatan Ps Panit 1 Unitlantas Polsek Baradatu, Bripka Nurman Fauzi Jabatan Bhabinkamtibmas Polsek Baradatu, Bripka Ariyan Fardinal Jabatan Bhabinkamtibmas Polsek Baradatu, Brigadir Noveri Kurniawan Ps Ka Spkt 3 Polsek Baradatu, Brigadir Yoggi Musriki Jabatan Bhabinkamtibmas Polsek Baradatu./14N

Rabu, 11 Juli 2018

Way Kanan Peringati HUT Bhayangkara Ke -72 Tahun 2018

Upacara Memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke - 72 Tahun 2018 yang di selenggarakan dilapangan Mapolres Way Kanan, rabu (11/7/2018). 
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Drs.Edward Antony, MM membacakan amanat tertulis Presiden Republik Indonesia pada upacara peringatan ke 72 hari Bhayangkara tahun 2018. 

"Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada anggota Polri yang dengan penuh kesungguhan bertugas di daerah pedalaman di wilayah perbatasan di wilayah terpencil di pulau-pulau terdepan serta yang sedang mengemban misi internasional di luar negeri juga menyampaikan apresiasi kepada orang-orang yang telah bertugas di jalan raya. 

"Dan yang tidak kalah penting, Segenap anggota Polri yang saya cintai pada peringatan hari Bhayangkara ke-72 ini kita mendapatkan kabar baik karena dunia internasional telah menempatkan Indonesia ke dalam daftar 10 Negara teraman di dunia berdasarkan yang memberangkatkan kita semua sebuah capaian yang harus kita jaga dan pertahankan sebuah capaian yang merupakan hasil kerja".Ucap Edward. 

Semua ini tidak Luput dari Peran Seluruh elemen bangsa didalamnya tentu ada peran anggota Polri ada kerja keras anggota Polri serta pengabdian dan dedikasi anggota Polri, 

Tapi semua ini juga harus lebih di ingatkan lagi agar seluruh anggota Polri tidak cepat berpuas diri. Karena ketepatan Polri akan menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan komplit tuntutan Rakyat semakin meningkat, Terlebih lagi Saat Dunia sekarang ini terus berubah terus berkembang dan bergerak dengan kecepatan tinggi yang membawa tantangan tantangan baru membawa ancaman-ancaman Baru terhadap situasi keamanan dalam negeri saat ini. 

Polri harus mampu mengantisipasi perkembangan tindak kejahatan yang semakin beragam merevolusi dalam berbagai wujud dan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi polri yang harus semakin siap menghadapi kejahatan yang bersifat trantional. 

Dalam menghadapi tantangan ini kedepan semakin kuat dan kompleks Polri harus Melakukan perbaikan terhadap kelemahan kelemahan yang ada dalam penegaan hukum, juga Langkah-langkah pencegahan melalui proses paulusing strategi dan tindakan humanis dalam setiap permasalahan, serta lebih meningkatkan sinergi, koordinasi dan komunikasi dengan TNI dan semua elemen pemerintah mau pun masyarakat sebagai implomentasi pendekatan sinergi polosuonal.14N

Wabup Edward Hadiri Pisah Sambut KA.PN Dan KA.BPS Way Kanan

Way Kanan Lampung (detikberita.info)
Wakil Bupati Drs.Edward Antony didampingi Sekretaris Daerah Saipul S.Sos menghadiri acara pisah sambut Kepala Pengadilan Negeri Way Kanan dari Saudara Jamuji, SH kepada  Saudara Idi Il Amin, SH, MH sekaligus pisah sambut Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Way Kanan dari Saudara Amiruddin, S.Si, MM kepada Saudara Gunawan Catur Prasetyo, M.Si yang berlangsung di GSG Way Kanan, 11 Juli 2018.

"Sebagai Kepala Pengadilan Negeri dan Kepala Badan Pusat Statistik  Kabupaten Way Kanan yang baru, saya harapkan mampu memberikan sikap tauladan kepada masyarakat dan sesama aparatur, tidak terkecuali organisasi sosial kemasyarakatan." tutur Wakil Bupati Drs Edward Antony,MM

Dijelaskannya, dengan cara tersebut akan menjadi jembatan untuk meneruskan tugas-tugas pendahulu Saudara-saudara dalam melaksanakan tugas di Kabupaten Way Kanan.

Sebagaimana kita ketahui bahwa melaksanakan tugas di Kabupaten ini memerlukan kesabaran karena selain tidak terdapat cukup tempat hiburan juga kondisi daerah yang masih sepi, sehingga kita sendiri yang harus pandai-pandai mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat.  

Seperti olah raga ataupun kegiatan lainnya. Dan tidak menutup kemungkinan kita dapat membuka kebun atau berternak di Kabupaten Way Kanan ini.

Kepada Saudara Jamuji, SH dan Saudara Amiruddin, S.Si, MM saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian saudara selama ini.

Kami tentu akan mengingat selalu kenangan kita bersama-sama menjalankan tugas di Kabupaten Way Kanan ini. 

Saudara-saudara telah mampu menjalin hubungan baik dan harmonis dengan Pemerintah Daerah juga dengan lembaga lainnya.

"Saya ucapkan selamat jalan, selamat bertugas di tempat yang baru semoga sukses senantiasa menyertai karier Saudara." ucap Edward.

"Saya menghaturkan mohon maaf yang setulus-tulusnya, bilamana selama saudara-saudara bersama keluarga melaksanakan tugas di Way Kanan, ada kejanggalan, dan kekeliruan-kekeliruan yang kurang menyenangkan dihati bapak-bapak dan keluarga selama bergaul dengan masyarakat Way Kanan."pungkasnya.

Untuk diketahui, Kabupaten Way Kanan dengan penduduk yang berjumlah tak kurang dari 432.914 jiwa, dengan penduduk miskin sebanyak 14.61% (63.091 jiwa), dan IPM 68,15, serta PDRB perkapita mencapai Rp.23.210.000,- terdiri dari berbagai suku disamping penduduk asli Lampung Way Kanan, ada juga Suku Ogan, Bali, jawa, Batak dan sebagainya. 

Dengan beragam suku bangsa itu, tentunya mempunyai adat istiadat dan agama berbeda. 

Meski demikian dapat hidup rukun berdampingan secara damai. 

Kententeraman tersebut tidak terlepas dari kerjasama antara Pemerintah Daerah dan instansi vertikal. /14N

Selasa, 10 Juli 2018

Empat Ormas Di Lampura Akan Gelar Demo Ke Disdikbud Dan Panwas

Lampung Utara - detikberita.info.com - Di perkirakan ratusan massa dari empat organisasi Lembaga Kemasyarakatan yang terdiri dari, Laskar Pemuda Indonesia (LPI), Laskar Merah Putih (LMP), Sabai Sai dan Pergerakan Indonesia Muda akan menggelar aksi demonstrasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dan Panwas Lampura selanjutnya membawa persoalan tersebut ke gedung DPRD setempat, pada hari kamis 12 juli 2018 mendatang.


Adapun aksi mereka tersebut guna menuntut ketransparan soal anggaran di instansi itu, karena diduga dinilai terdapat unsur korupsi dalam pengelolan anggaran tahun 2016 dan 2017 yang bersumber dari anggaran Pemerintah pusat dan daerah.


Hal ini dipaparkan oleh empat Koordinator lapangan (Korlap) diantaranya, Aminuddin, SH sekaligus Ketua ormas LPI, Chandra Guna, SH, ormas LMP, Syahbudin, ormas Sabai Sai dan Aang Kunaifi, SE, ormas Pergerakan Indonesia Muda.


"Dalam aksi tersebut, kami menuntut agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Panwas Lampung Utara segera membuat laporan pertanggung jawaban terhadap anggaran tahun 2016/2017 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara serta Panwaslu anggaran tahun 2017/2018

karena di nilai selama ini pihak dua instansi terkesan tertutup dan tidak transparan dalam mengelola anggaran," papar Aminuddin mewakili 3 rekannya. Selasa (10/7/2018).


Dia menambahkan, jika tuntutan mereka tidak direalisasikan, maka pihaknya akan menyampaikan aspirasi ke DPRD Lampura sekaligus meminta wakil rakyat tersebut menggelar hearing bersama, namun bila tuntutan para ormas tidak diakomodir maka aksi demonstrasi ke dua akan mengerahkan massa yang lebih banyak lagi. (Alfian)

INI JALAN RAYA BUKAN TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH

Detikberitainfo-bukit kemuning-Pembuangan sampah tidak pada tempat nya hal itu terjadi di tepi jalan raya kecamatan bukit kemuning kabupaten lampung utara tepat nya di depan area pertokoan bukit kemuning

Pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya dan berserakan di pinggir jalan tersebut dapat menjadi penyebab timbul nya polusi udara dengan bau busuk yang menyengat bahkan bisa menyebabkan kecelakaan bagi pengendara karena bisa saja sampah pelastik tersebut menyangkut dan tergilas roda kendaraan yang melintas.

Selain itu pembuangan sampah sembarangan ini juga menjadi pemandangan yang kurang mengenakan bagi pengguna jalan ketika melintas lokasi tersebut.

sementara di sekitar tepi jalan raya tempat pembuangan sampah tersebut tidak adanya papan informasi larangan membuang sampah oleh pihak pemerintah kecamatan ataupun kelurahan di lokasi tersebut

yang lebih ironis nya lagi lokasi tempat pembuangan sampah sembarangan tersebut tidak begitu jauh dari kantor camat dan kantor kelurahan bukit kemuning.

Arman