Kamis, 28 September 2017

Diskes Lampur Di Duga Fiktipkan Fariasi Mobil Ambulance


detikberita.info – Lampung Utara.

Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Lampung Utara di duga memfiktipkan pengadaan fariasi mobil ambulace yang merupakan kendaraan bantuan untuk puskesmes di Pemerintah Kabupaten Lampung Utara yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati H. Agung Ilmu Mangkunegara dihalaman pemda Kabupaten setempat (9/8).

 

Sebanyak 15 unit Kendaraan jenis Apv tersebut telah mengalami modifikasi serta fariasi hingga menjadi mobil ambulance yang siap digunakan, ironis pembiayaan fariasi mobil tersebut diduga difiktipkan oleh Diskes sebagai lending sektor kendaraan tersebut, hal ini diungkapkan oleh Anwar Agus selaku Ketua LSM Abdi Nusa.

 

"Sebelumnya lima belas unit kendaraan itu mengalami fariasi seperti pemasangan sirene, scotleh bertuliskan ambulance, puskesmas dan lain sebagainya dan semua itu menggunakan biaya negara, hal ini merupakan PR yang harus dituntaskan". Ungkap Anwar. (28/9/2017)

 

Sementara itu PR yang lain ujar Bang Anwar memaparkan lebih lanjut adalah tentang "Pi" atau Bonus dari pengadaan 268 unit kendaraan roda dua. "Pengadaan roda dua jenis suzuki metic untuk bidan desa itu "Pi" kemana...? kalau dalam satu kendaraan tersebut "Pi" nya lima ratus ribu sampai sembilan ratus ribu maka kalau dikalikan 268 unit berapa ratus juta yang seharusnya masuk ke Kas daerah Kabupaten Lampung Utara bukan masuk ke kantong pribadi, hal ini diduga ada permainan Pejabat pembuat Komitmen (PPK) dengan panitia lelang masalah "Pi" motor tersebut". Paparnya.

 

Untuk itu Anwar Agus berharap kepada pihak kepolisian dan kejaksaan negeri kotabumi agar dapat menyelusuri dan mengungkap permainan kotor di Dinas Kesehatan Lampung Utara mengingat hal ini telah menyalahin aturan sesuai dengan pasal 2 dan pasal 3 UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Korupsi. (red)

Related Posts

Diskes Lampur Di Duga Fiktipkan Fariasi Mobil Ambulance
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.