Rabu, 06 September 2017

Timkes Puskesmas Kalibalangan Adakan Penyuluhan"Bahaya Dan Dampak Narkoba'' Di Wali Songo


detikberita.info - Lampung Utara.
Penyuluhan Bahaya dan Dampak Narkoba Terhadap Kesehatan,di Pondok Pesantren Wali Songo Kabupaten Lampung Utara,rabu,6 September 2017.Kegiatan tersebut dilaksanakan pada aula Pondok Pesantren tersebut, yang dihadiri oleh ratusan siswa/i.

Tim Kesehatan Puskesmas Kalibalangan Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara sebagai penyuluh,mengutarakan tentang pengertian narkoba, golongan narkoba, dampak narkoba serta trik menjauhi sehingga tidak sampai terjerumus penyalahgunaan narkoba.


Bidan Tusi Anggraini,Amd.Keb. selaku pembicara dari tim penyuluh menguraikan seperti berikut :
NARKOTIKA adalah zat atau obat yg berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis yg dpt menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.


PSIKOTROPIKA adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan Narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Sedangkan ZAT ADIKTIF LAIN adalah bahan/zat yang berpengaruh psikoaktif diluar yang disebut Narkotika dan Psikotropika.


Golongan Narkotika antara lain :
Narkotika Golongan I : Narkotika yang hanya dpt digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan, dan tdk ditujukan untuk terapi serta mempunyai potensi sangat tinggi menimbulkan ketergantungan, (Contoh : heroin/putauw, kokain, ganja).


Narkotika Golongan II : Narkotika yang berkhasiat pengobatan digunakan sebagai pilihan terakhir dan dapat digunakan dalam terapi atau tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan (Contoh morfin, petidin).


Narkotika Golongan III : Narkotika yang berkhasiat pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi atau tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan Contoh : kodein.


Golongan Psikotripika antara lain :
Psikotropika golongan I : Psikotropika yang hanya dpt digunakan untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan sindroma ketergantungan. (Contoh: ekstasi, shabu, LSD).


Golongan Narkoba Berdasarkan Efek terhadap Tubuh Manusia :
Depresan (Downer) : yaitu jenis NARKOBA yang berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. Jenis ini membuat pemakaiannya merasa tenang, pendiam dan bahkan membuatnya tertidur dan tidak sadarkan diri. Gol ini termasuk Opioida (morfin, heroin/putauw, kodein), Sedatif (penenang), hipnotik (otot tidur), dan tranquilizer (anti cemas).


Stimulan(Upper) : yaitu jenis NARKOBA yg dpt merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja. Jenis ini membuat pemakainya menjadi aktif, segar dan bersemangat. Zat yang termasuk gol ini ad : Amfetamin (shabu, esktasi), Kafein, Kokain.


Halusinogen : yaitu jenis NAPZA yang dapat menimbulkan efek halusinasi yang bersifat merubah perasaan dan pikiran dan seringkali menciptakan daya pandang yang berbeda sehingga seluruh perasaan dapat terganggu. Golongan ini tidak digunakan dalam terapi medis. Golongan ini termasuk : Kanabis (ganja), LSD (Lysergyc Acid Diethylamide), Mescalin.


Dampak bahaya Penyalahgunaan Narkoba :
Dampak Fisik :
1.Gangguan pada sistem saraf (neorologis) : kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan saraf tepi.
2.Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) : infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah.
3.Gangguan pada kulit (dermatologis) : penanahan, bekas suntikan dan alergi.
4.Gangguan pada paru-paru (pulmoner) : penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, penggesaran jaringan paru-paru, pengumpulan benda asing yang terhirup.
5.Dapat terinfeksi virus HIV dan AIDS, akibat pemakain jarum suntik secara bersama-sama.


Dampak psikologis :
Berfikir tidak normal, berperasaan cemas, tubuh membutuhkan jumlah tertentu untuk menimbulkan efek yang di inginkan, ketergantungan / selalu membutuhkan obat.
Dampak sosial dan ekonomi : Selalu merugikan masyarakat baik ekonomi, sosial, kesehatan & hukum.


Ciri-ciri penyalahguna Narkoba :
1. Perubahan fisik dan lingkungan sehar-hari : jalan sempoyongan; penampilan dunguk; bicara tidak jelas; mata merah; kurus dan nyeri tulang.
2. Perubahan psikologis :gelisah, bingung, apatis, suka menghayal, dan linglung.
3. Perubahan prilaku sosial :menghindari kontak mata langsung; suka melawan; mudah tersinggung; ditemukan obat2an, jarum suntik dalam kamar/ tas; suka berbohong; suka bolos sekolah; malas belajar, suka mengurung diri di kamar.

"Yang paling utama adalah mendekatkan diri kepada Tuhan,Jauhi lingkungan pemakai narkoba,serta selalu optimis menjalani hidup,"Papar Bidan Tusi tersebut.


Hal senada juga dikatakan,Alfons, yang juga selaku tim penyuluh, dirinya Menambahkan, "Pemakaian tembakau yang mengandung nikotin sangat luas di masyarakat, pemakaian rokok dan alkohol juga lem aibon terutama pada remaja, harus menjadi bagian dari upaya pencegahan, karena kecanduan hal tersebut sering menjadi pintu masuk penyalahgunaan NAPZA lain yg lebih berbahaya." Ucapnya.


Selain melaksanakan penyuluhan, tim kesehatan juga melakukan pemeriksaan,Hemoglobin (HB) terhadap para Siswi.(14N)

Related Posts

Timkes Puskesmas Kalibalangan Adakan Penyuluhan"Bahaya Dan Dampak Narkoba'' Di Wali Songo
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.