Kamis, 16 Agustus 2018

BALITBANGDA PROVINSI LAMPUNG MENANGKAP PELUANG RISET AKSI WUJUD PENGEMBANGAN KOPI ROBUSTA BERKELANJUTAN DI KABUPATEN LAMPUNG BARAT


detikberita.info - Lampung Barat,  22 Juli 2018.


Tim perencana Provinsi Lampung kembali hadir pada acara Perhelatan Festival Kopi Lambar 21-23 Juli 2018 di Pekan Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam.  Diwakili Henita Astuti Fungsional Peneliti Muda Balitbangda Provinsi Lampung merangkap sebagai Praktisi Master Trainer NGO SCOPI dalam hal ini menangkap peluang adanya sinergi dan kolaborasi antar stakeholders /pemangku kepentingan untuk tujuan menjadikan petani kopi Lampung Barat Sejahtera dan Kaya.


Seperti yg disampaikan oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, masalah yang terjadi saat ini antara lain produktifitas kopi menurun dan perlu perbaikan kualitas kopi untuk mempertahankan keberadaan kopi Lambar yang saat ini menjadi primadona daerah. 


Faktor-faktor masalah yang dihadapi umumnya disebabkan perubahan iklim, umur tanaman yang sudah kurang produktif, dan adopsi teknologi yang belum merata, khususnya pengetahuan SDM petani yang masih terbatas. 


Sementara nilai plus untuk Indonesia, menurut Ir. Bambang MM, Direktur Jendral Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia bahwa sektor perkebunan di Indonesia telah memberikan kontribusi yang sangat signifikan, dibuktikan dengan meningkatnya devisa negara secara nasional naik 9% dari tahun sebelumnya dan menjadi pemimpin ekspor naik 26,5 %, sehingga Pemerintah baik di tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten sangat serius dan fokus memberikan kucuran anggaran di Kabupaten Lampung Barat melebihi daerah lainnya. 


Menurut Dr. Zulkifli Hasan selaku Ketua MPR RI  sekaligus telah didaulat sebagai Bapak Kopi Indonesia, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menjadikan Petani Kopi Sejahtera dan Kaya ,antara lain keberperanan seluruh stakeholders khususnya pemerintah sebagai Regulator ikut memperhatikan nasib petani secara serius, memfasilitasi sarana prasarana input untuk meningkatkan produktifitas kopi, melakukan penerapan manajemen rantai pasok sehingga nilai tawar petani tinggi serta memperhatikan pendidikan bagi anak petani agar nantinya dapat memperbaiki hidup dan keluar dari garis kemiskinan.


Direktur SCOPI juga menaruh apresiasi yang tinggi terhadap Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Barat, Veronica Herlina menyatakan siap  bergandengan tangan menghasilkan Dan menambah jumlah petani kopi terlatih menerapkan teknologi budidaya dan pascapanen kopi yang baik,  dengan mengoptimalkan peran Master Trainer Kopi Robusta dan Arabika di Provinsi Lampung.


Melalui keberperanan lembaga Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Lampung dengan mengoptimalkan SDM Peneliti Multidisiplin  yang tergabung dalam Organisasi Profesi Himpunan Peneliti Indonesia (Himpenindo) Cabang Provinsi Lampung untuk merumuskan riset aksi dan implementasi yang akan menjadi Rekomendasi Kebijakan Kepala Daerah, tentunya dengan melibatkan seluruh stakeholders terkait baik akademisi, pengusaha, pemerintah, masyarakat, asosiasi perkopian (AEKI dan AIKBL)  dan lembaga NGO SCOPI bersama Media detikberita.info ikut berperan sebagaimana mestinya untuk menuju tujuan akhir yang diharapkan, Petani Sejahtera dan Kaya.*** (Henita)

Related Posts

BALITBANGDA PROVINSI LAMPUNG MENANGKAP PELUANG RISET AKSI WUJUD PENGEMBANGAN KOPI ROBUSTA BERKELANJUTAN DI KABUPATEN LAMPUNG BARAT
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.