Sabtu, 10 Maret 2018

Wabup Edward Resmikan Monumen Meseer Sakti Kampung Mesir Ilir

Way Kanan Lampung (detikberita.info) Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan menyambut baik dan penyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas gagasan dan prakarsa dan dari Putra Daerah Kampung Mesir Ilir yang Mulia  Hakim Ketua Muda Perdata Mahkamah Agung RI, Bapak Sultoni, SH, MH dan Bapak Marsekal Pertama TNI Taspin Hasan Kepala Staf Garnizun II Bandung, sehingga Monumen Meseer Sakti dapat didirikan.

"Kami sangat berbangga hati dengan masyarakat Kampung Mesir Ilir Bahuga meskipun berada di perbatasan dan jauh dari Pusat Pemerintahan Daerah tapi mampu menghasilkan orang-orang yang hebat, semoga kedepan orang-orang seperti beliau-beliau tersebut kembali  terlahir di Kampung Mesir Ilir dan akan membawa kesejahteraan bagi masyarak Kabupaten Way Kanan." tutur Wakil Bupati Edward Antony menyampaikan pidato sambutannya dalam Peresmian Monumen Meseer Sakti Kampung Mesir Ilir Kecamatan Bahuga,sabtu 10/3/2018.

Pada acara tersebut dihadiri juga oleh Hakim  Ketua Muda Perdata Mahkamah Agung RI,Marsekal Pertama TNI Taspin Hasan Kepala Staf Garnizun II Bandung,Kombes Polisi Robert Kennedy, S.I.K, Komandan Lanudad Gatot Subroto, Komandan Skadron 12 Serbu Gatot Subroto, Camat beserta Uspika Kecamatan Bahuga.

Wabup Edward melanjutkan, pada hari ini kita meresmikan Monumen Meseer Sakti di Kampung Mesir Ilir ini. Keberadaan Monumen tersebut tentu bukan hanya sebuah benda mati dan sekedar hiasan saja, namun memiliki filosopi mendalam untuk kita ingat dan kita kenang sebagai cikal bakal masyarakat Kampung Mesir Ilir Kecamatan Bahuga."pesan Edward.

Dipaparkannya, Konon kabarnya begitu besar jasa Tuan Sayih dalam membimbing dan memberi pelajaran bagi masyarakat, beliau datang dari Mesir Timur Tengah untuk menyebarkan Agama Islam, dan mengajarkan ilmu Pertanian, peternakan, bermasyarakat dan bela diri, berkat perjuangan beliau perkembangan Islam begitu cepat di daerah ini, sebagian besar masyarakat Mesir  dan sekitar akhirnya menjadi pemeluk agama Islam yang memahami cara bertani, berternak,  bermasyarakat dan memiliki  keterampilan bela diri, dan sampai saat ini masyarakat Mesir Ilir  menjadikan Tuan Sayih sebagai nenek moyang atau Puyang Mesir."papar Wakil Bupati Way Kanan itu.

Ditambahkannya, jika kita membuka kembali lembar-lembar sejarah, khususnya sejarah umat Islam, kita akan menemukan sebuah kesimpulan bahwa penyebaran agama Islam sampai ke Indonesia berkat para tokoh Islam dalam sejarah. Generasi Islam setelah zaman Rasulullah SAW dan para tabi'in selalu bermunculan yang mengajarkan keyakinan ke penjuru dunia.

Tentunya hal tersebut mengharuskan kepada kita untuk berterima kasih atas jasa para tokoh penyebar agama Islam dalam sejarah inilah alasan mengapa sejarah begitu penting bagi kehidupan kita, khususnya bagi Agama Islam."ungkap Edward.

"Masa sekarang ada dan nyata karena adanya masa lalu yang menjadi sejarah.14N/kominfowk

Related Posts

Wabup Edward Resmikan Monumen Meseer Sakti Kampung Mesir Ilir
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.