Jumat, 02 Maret 2018

HPSN, 437.530 Warga Akan Mengikuti Aksi Grebek Sampah Serentak 9 Maret 2018 Di Way Kanan

Way Kanan Lampung (detikberita.info
Terkait persoalan sampah, Pemerintah Indonesia sendiri menargetkan akan bebas sampah pada tahun 2020. 

Hari peduli sampah dijadikan momen untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya prinsip 3R (reduce, reuse dan recycle) dalam pengelolaan sampah. 

Kementerian Negara Lingkungan Hidup mencanangkan 21 Febuari 2006 sebagai Hari Peduli Sampah untuk pertama kalinya.

Puncak peringatan HPSN 2018 jatuh pada tanggal 21 Februari 2018, dan Kabupaten Way Kanan telah melaksanakan kegiatan TBBS serta melakukan Pencanangan HPSN 2018 pada tanggal 2 Maret 2018 ini.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Bupati Way Kanan Nomor 660/30/IV.12-WK/2018 tentang Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2018 Tingkat Kabupaten Way Kanan, setelah itu akan di lakukan kembali secara serentak pada tanggal 9 Maret 2018.

Sekaligus dengan melakukan aksi grebeg sampah di perkantoran, stasiun, sungai, pasar, kawasan permukiman dan sarana pelayanan umum lainnya serta berbagai komunitas peduli sampah dengan melibatkan sebanyak 227 Kampung dan Kelurahan diikuti oleh sekitar 437.530 penduduk atau sebanyak 119.901 KK seluruh kabupaten Way Kanan.

Pada momen peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dan Pencanangan Aksi Grebek Sampah Kabupaten Way Kanan Tahun 2018 yang berlangsung di Pasar Pemda Way Kanan Blambangan Umpu, jum'at 02 Maret 2018.

Bupati Way Kanan Hi.Raden Adipati Surya,SH,MM mengatakan, "HPSN bisa menjadi tonggak perubahan demi mewujudkan Way Kanan yang bersih dari sampah, untuk itu, dalam HPSN 2018 akan dilakukan dua kegiatan utama, Pertama, Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS) yang dilaksanakan di seluruh Indonesia dengan tema "Sayangi Bumi, Bersihkan dari Sampah" pada 21 Januari 2018 sampai 21 April 2018,"ucap Adipati.
 
Kedua, melalui kegiatan HPSN TBBS ini juga nantinya akan diperhitungkan sebagai penilaian Adipura di Kabupaten Way Kanan, dan telah dilaksanakan pemantauan Tahap 1 (satu) 
dan dinyatakan lolos pada pemantauan tahap P2, untuk itu masih banyak tersisa titik pantau yang harus di benahi,"terang Bupati Muda itu.

Selanjutnya, Adipati Surya mengucapkan terima kasih kepada seluruh SKPD, Camat dan masyarakat yang telah membawa Kabupaten Way Kanan berhasil lolos pemantauan tahap 1 (satu) dengan nilai yang memuaskan. 

Bupati Way Kanan berharap dukungan dari seluruh instansi agar senantiasa meningkatkan semangat kerja untuk meraih penghargaan adipura, tanpa ada 
komitmen yang kuat mustahil dapat tercapai cita-cita yang kita inginkan tersebut."tandas Adipati.

"Saya mengajak hadirin sekalian, mari kita mengampanyekan gerakan peduli sampah di media sosial melalui tagline #BersihBisaKok, demi untuk kelangsungan hidup kita dan kelestarian ekosistem." pungkasnya.

Diketahui, sampah menjadi persoalan yang dihadapi masyarakat global. National Geographic melaporkan masing-masing kota di dunia setidaknya menghasilkan sampah hingga 1,3 miliar ton setiap tahun, dan diperkirakan oleh Bank Dunia, pada tahun 2025, jumlah ini bertambah hingga 2,2 miliar ton.

Dalam laporan sebuah penelitian yang diterbitkan di Sciencemag pada Februari 2015 menyebutkan bahwa Indonesia berada di peringkat kedua di dunia penyumbang sampah plastik ke laut setelah Tiongkok, disusul Filipina, Vietnam, dan Sri Lanka. 

Menurut Riset Greeneration, organisasi nonpemerintah yang telah 10 tahun mengikuti isu sampah, satu orang di Indonesia rata-rata menghasilkan 700 kantong plastik pertahun.

Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa fakta tentang sampah nasional pun sudah cukup meresahkan.14N

Related Posts

HPSN, 437.530 Warga Akan Mengikuti Aksi Grebek Sampah Serentak 9 Maret 2018 Di Way Kanan
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.