Rabu, 21 Maret 2018

Bupati Way Kanan Gelar Musrenbang Tingkat Kabupaten, RKPD Tahun 2019

detikberita.info-Way Kanan Lampung.
Bupati Hi.Raden Adipati Surya,SHMM menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kabupaten Way Kanan Tahun 2018,rabu 21/3, berlangsung di GSG setempat.

Bupati menyampaikan pengantar pidatonya dengan menggunakan bahasa Lampung Way Kanan, sesuai dengan Surat Edaran Bupati Way Kanan Nomor 060/59/1-II/WK/2017 tanggal 25 April 2017 tentang Ketentuan Pengunaan Bahasa Lampung Way Kanan setiap Hari Rabu sebagai bentuk pelestarian Bahasa Daerah.

Penyelenggaraan Musrenbang ini  merupakan bagian yang penting dalam rangka mencari masukan guna menyusun perencanaan pembangunan tahun anggaran 2019, untuk mencapai visi, misi, tujuan dan  sasaran program yang ditetapkan dalam RPJMD Way Kanan tahun 2016-2021. 

Melalui Musrenbang ini pula diharapkan  dapat dilakukan sinkronisasi agenda dan prioritas pembangunan, yang perlu dukungan dana APBD Kabupaten, APBD Provinsi, APBN dan  APBK (Kampung)  sehingga pelaksanaan pembangunan dapat menghasilkan suatu perencanaan yang berkualitas, transparan dan akuntabel, yang akan menjadi dasar pelaksanaan pembangunan pada tahun 2019.

Dilihat dari beberapa indikator, saat ini capaian kinerja pembangunan Way Kanan menunjukkan perkembangan yang cukup baik :

1.Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2016 mencapai 65,74 (naik 0,56 poin dari tahun 2015), berada pada peringkat 9 dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

2.Pertumbuhan ekonomi tahun 2016 mencapai 5,14% berada didibawah pertumbuhan Provinsi Lampung (5,15%).

3.Tingkat kemiskinan di Kabupaten Way Kanan sebesar 14,58% masih diatas tingkat kemiskinan Provinsi Lampung (14,29%). 

4.PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) tahun 2016 sebesar 11,06 trilyun rupiah, berkontribusi sebesar 3,94% terhadap perekonomian Lampung.

Sejalan dengan tema RKPD Provinsi Lampung  tahun 2018 yaitu :

"Memantapkan Pertumbuhan Yang Berkualitas, Berdaya Saing Dan Berkeadilan", maka dalam penyusunan RKPD Kabupaten Way Kanan Tahun 2019 mengusung Tema : 

"Membangun Keunggulan Daerah Dan Sumber Daya Manusia Yang Didukung Pembangunan Infrastruktur Dan Pelayanan Dasar".
 
Tema pembangunan 2019 tersebut berorientasi pada upaya mengembangkan keunggulan daerah terutama komoditas unggulan melalui upaya revitalisasi pertanian dan pengembangan UMKM, meningkatkan sumberdaya manusia, yang didukung oleh pembangunan infrastruktur, pembenahan tata kelola pemerintahan dan kondisi keamanan dan ketertiban yang kondusif serta lingkungan yang lestari.

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut perlu dilakukan hal-hal sebagai berikut:

1.Di sektor ekonomi diarahkan pada pengembangan unggulan daerah berdasarkan potensi wilayah dengan mensinergikan sumber daya yang tersedia di tingkat kabupaten, provinsi dan desa/ kampung melalui pengembangan usaha ekonomi produktif hulu hilir termasuk pengembangan One Vilage One Product, disamping terus berupaya mendorong  investasi.

2.Disektor sumberdaya manusia diarahkan pada pemberdayaan masyarakat terutama masyarakat miskin, mendorong peningkatan rata-rata lama sekolah dan meningkatkan umur harapan hidup.

3.Di sektor infrastruktur untuk mencapai konektivitas antara wilayah tidak hanya dilakukan oleh kabupaten dengan kebijakan tuntas ruas jalan kabupaten. 

Tetapi harus didukung dengan jalan jalan provinsi yang terkoneksi, serta konektivitas jaringan jalan antar dusun dan antar kampung oleh pemerintah kampung/desa. 

Selain itu perlu didorong pengembangan infrastruktur sumberdaya air terutama saluran irigasi.

4.Tata kelola pemerintahan, diarahkan pada peningkatan pelayanan publik, penerapan e-government, dan peningkatan kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia terutama tenaga fungsional.

5.Keamanan dan ketertiban, serta lingkungan hidup, diarahkan pada patroli bersama Satuan Polisi Pamong Praja, TNI dan Polri, palaksanaan ronda, penguatan tenaga LINMAS dalam mendukung keamanan dan kesiapsiagaan bencana, dan upaya pencapaian ADIPURA.

Mengingat sedemikian banyak dan kompleksnya berbagai persoalan pembangunan dalam periode RPJMD 2016-2021.

Untuk itu Bupati Way Kanan meminta hal-hal sebagai berikut agar menjadi perhatian bersama ;

Pertama, penyelenggaraan pemerintahan dalam mengelola permasalahan pembangunan harus terukur dan terpadu.

Kedua, indikator kinerja utama di masing masing SKPD akan menjadi agregat pencapaian target indikator sasaran dalam RPJMD, saya ingin memastikan bahwa di akhir masa jabatan saya di tahun 2021 seluruh target sasaran dalam RPJMD seluruhnya dapat tercapai.
 
Ketiga, dalam melaksanakan penyusunan berbagai rencana program dan kegiatan harus fokus, efisiensi, efektivitas, dan dapat membawa dampak pada kesejahteraan masyarakat serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Keempat, program kegiatan yang dibiayai adalah program kegiatan yang benar-benar secara langsung dilakukan untuk mencapai target sasaran RPJMD sesuai visi dan misi yang telah kita sepakati bersama.

Kelima, pilihlah program-program yang langsung menyentuh masyarakat. 

Sejalan dengan hal tersebut, maka pembangunan kabupaten diharapkan dapat di dukung oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung terutama yang menjadi urusan konkuren antara lain:

1. Peningkatan ruas jalan menuju akses ke pintu TOL trans Sumatera mulai dari ruas jalan Simpang Empat - Blambangan Umpu s/d ruas jalan Tajab-Adi Jaya dengan total panjang 112,225 km; serta ruas-ruas jalan provinsi yang ada di Kabupaten Way Kanan.

2. Pembangunan duplikat jembatan Way Umpu yang berada di ruas jalan lintas tengah untuk memperlancar akses kendaraan karena usia dan kondisi; jembatan yang mulai rawan rusak akibat kendaraan-kendaraan bertonase besar;

3. Permasalahan tapal batas diantaranya adalah tapal batas antara Kabupaten Tulang Bawang Barat – Kecamatan Negeri Besar Kabupaten Way Kanan, tapal batas Lampung Utara – Kecamatan Negeri Besar dan Kecamatan Negara Batin dan Kecamatan Pakuan Ratu belum terselesaikan, untuk itu mohon dukungan Pemerintah Provinsi untuk penyelesaian tapal batas ini.

4. Normalisasi sungai Way Umpu di Kecamatan Blambangan Umpu, Serta Peningkatan Saluran Irigasi di Wilayah Kecamatan Banjit, Baradatu, Buay Bahuga, Bumi Agung dan Bahuga.
5. Dalam upaya pelayanan kesehatan kami masih Kekurangan tenaga medis terutama dokter gigi, dokter spesialis, dan perawat.

6. Terkait dengan ditariknya kewenangan pengelolaan SMA dan SMK menjadi kewenangan Provinsi, maka kami mengharapkan agar Provinsi dapat memberi perhatian lebih dalam pengembangan pendidikan menengah di Kabupaten Way Kanan.

7. Pengembangan komoditas unggulan yang menjadi icon Lampung antara lain lada dan kopi./14N (kominfo)

Related Posts

Bupati Way Kanan Gelar Musrenbang Tingkat Kabupaten, RKPD Tahun 2019
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.